Medan Marelan lagi-lagi bikin cerita yang bikin geleng-geleng kepala, bang. Seorang pria berinisial A ketahuan warga lagi “ngerjain proyek pribadi”—motong besi bangunan milik Wirata di Lingkungan 22, Rengas Pulau, Minggu (3/5/2026).
Masalahnya, proyek ini gak pakai izin… malah pakai kapak.
Awalnya warga yang lewat curiga, “Ini bangunan kok dibongkar pelan-pelan, siapa yang nyuruh?” Pas didekati, eh ternyata si A lagi asyik motong besi macam lagi kerja borongan.
Warga pun langsung negur,
“Bang, itu bukan punya kau loh!”
Tapi si A santai kali… tetap lanjut kerja. Kayak dikejar target proyek.
Karena gak digubris, warga pun panggil Kepling 22, Ahoei Li, datang ke lokasi. Niat hati mau menengahi biar adem, eh malah si pelakv mel4w4n pakai kapak.
Alhasil, Kepling kena goresan di tangan kiri saat mencoba mengamankan “alat kerja” si pelaku itu.
Untungnya warga sigap. Si A akhirnya berhasil diamankan, meski sempat “dikasih pelajaran singkat” ala masyarakat Marelan—gak pakai seminar, langsung praktik.
Kepling pun meluruskan kabar yang sempat beredar: “Bukan beg4l ya, cuma lvka ringan waktu rebut k4p4k dari pelakv,” jelasnya.
Setelah situasi kondusif, si pelaku langsung diboyong ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut.
Sumber:berita Sumut
